Presiden Setujui Kurikulum Baru Mulai Berlaku 15 Juli Mendatang


Di tengah polemik seputar kurikulum pendidikan baru, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono merestui pemberlakuan kurikulum tersebut mulai 15 Juli 2013.

Untuk itu, Presiden memerintahkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar segera menyusun jadwal dan materi pelatihan guru dan mencetak buku sebagai persiapan kurikulum baru tersebut.

Presiden hanya berpesan agar penerapan kurikulum baru ini tidak membebani masyarakat. Oleh karena itu, Nuh menjamin bahwa peserta didik tidak akan dibebani dengan biaya pengadaan buku.

Pemerintah menyadari bahwa pelaksanaan kurikulum baru ini tidak bisa serentak mengingat luas wilayah dan jumlah siswa di Indonesia sangat besar. Oleh karena itu, implementasi kurikulum akan diterapkan secara bertahap dan terbatas. Bertahap dan terbatas itu aknanya tidak semua siswa akan menjalani kurikulum baru.

Berdasarkan hasil analisis statistik, Kemendikbud mengusulkan kurikulum baru tersebut diimplementasikan di 30 sekolah dasar (SD) per kabupaten/kota. Angka 30 itu setara dengan 10 persen populasi sekolah. Kemudian implementasi kurikulum baru itu diterapkan secara bertahap hingga mencakup seluruhnya pada tahun 2015.

Presiden menambahkan, perubahan kurikulum ini dilakukan dengan harapan agar dapat mencegah adanya ketidakcocokan antara kualitas hasil didik dengan pasar tenaga kerja.

sumber : Pikiran Rakyat

Posted on 02/06/2013, in Informasi, Presiden Setujui Kurikulum Baru Mulai Berlaku 15 Juli Mendatang and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: