Kemdikbud Wacanakan UN Secara Online


Sebenarnya wacana penyelenggaraan ujian nasional (UN) secara online sudah sempat kita dengar diperbincangkan beberapa tahun yang lalu. Baru-baru ini Kemdikbud mewacanakan UN digelar secara online (daring). Berkaca dari kisruhnya penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) 2013, serta seiring dengan rencana penerapan kurikulum 2013, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) tengah mengkaji sistem evaluasi belajar. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan UN akan dilakukan secara online.Menurut Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan, Musliar Kasim, kekacauan penyelenggaraan UN tahun ini merupakan sebuah musibar besar, karena, UN merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Oleh karena itu, pihaknya akan mencari metode atau sistem UN, dengan tetap mengedepankan kerahasiaan dan keserentakan dalam pelaksanaannya.

“Tidak tertutup kemungkinan, kalau bisa secara online, akan kita lakukan,” ujar Musliar, di Jakarta.

Menurutnya, sistem ujian secara online juga digunakan oleh Kemdikbud dalam Uji Kompetensi Guru (UKG). “UKG untuk 800 ribu guru bisa kita lakukan secara online,” imbuhnya.

Lebih lanjut, mantan Rektor Universitas Andalas (Unand) Padang itu mengatakan, UN harus terus dilakukan. Mengingat, tidak ada cara lain untuk dapat melihat peta kualitas, baik sekolah maupun siswa, secara nasional.

“UN harus dilakukan, karena itulah cara untuk mengukur standar kompetensi lulusan, serta menjaga kualitas setiap satuan pendidikan memenuhi standar atau tidak,” ungkapnya.

Seiring dengan akan dilaksanakannya kurikulum baru, dipastikan evaluasi belajar pun akan berubah. “Kalau kurikulum 2013 dijalankan, maka evaluasi bisa berbeda. Karena dengan pendekatan sekarang, evaluasinya tidak mutlak berdasarkan tes,” ungkapnya.

Menurutnya, yang menjadi salah satu tolak ukur evaluasi itu adalah bagaimana agar standar nasional dapat terpacai. Untuk itu, menjadi pekerjaan Kemdikbud untuk menyusun standar evaluasi.

“Evaluasi itu bukan hanya dari penilaian guru, tapi kita juga perlu menyusun standar evaluasi yang pasti untuk itu,” kata Musliar.

Menurut kami wacana pagelaran UN online perlu dipersiapkan secara lebih matang. Karena ujian nasional diikuti oleh peserta yang berjumlah jutaan siswa dari berbagai jenjang pendidikan di seluruh Wilayah Indonesia. Semoga carut marut UN segera bisa teratasi!

Posted on 19/05/2013, in Informasi, Kemdikbud Wacanakan UN Secara Online and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: